Wednesday, October 22, 2008

KANTUNG EMPEDU - BATU GINJAL

Artikel ini saya dapat dari email, yaaaa.. kalo dibaca ternyata bermanfaat maka ini saya dokumentasika.. sekalian belajar menulis dan mengisi blog yang masih kosong.. hehehehehe...

KANTUNG EMPEDU - BATU GINJAL

Indikasi awal kanker & tumor biasanya diawali dengan penuhnya kantung empedu dengan batu. Semua orang cenderung empedunya berisi batu, tetapi pada kondisi tertentu akan jadi penyakit.

Penuhnya Empedu dengan batu tidak akan kita ketahui dalam keadaan normal, harus melalui USG Hati dan empedu oleh dokter.

Menurut Dokter:
Operasi kantung empedu dengan mengangkat kantung empedu dengan operasi besar ataupun laparaskopi. Biaya yang akan kita keluarkan untuk operasi tersebut bisa mencapai antara 40-60 juta. (Untuk operasi saja)

Fungsi hati dan empedu:

Menetralisir racun di tubuh, Empedu menetralisir lemak yang kita asup ke dalam tubuh.
Keduanya saling berkaitan... kalau kedua-duanya bersih .berarti kita telah menyehatkan tubuh kita agar normal fungsi keduanya.

MENGHILANGKAN BATU EMPEDU SECARA ALAMIAH

oleh Dr Lai Chiu-Nan

Ini telah berhasil bagi banyak orang. Apabila kejadian anda demikian juga, ayolah beritahu pada orang lain. Dr Chiu-Nan sendiri tak memungut biaya untuk informasinya ini, karena itu sebaiknya kita buat ini gratis juga.

Ganjarannya adalah bila ada orang yang karena informasi yang anda berikan menjadi sehat.

Batu empedu tak banyak dirisaukan orang, tapi sebenarnya semua perlu tahu karena kita hampir pasti mengindapnya.
Apalagi karena batu empedu bisa berakhir dengan penyakit kanker. "Kanker sendiri
tidak pernah muncul sebagai penyakit pertama" kata Dr Chiu-Nan.

"Umumnya ada penyakit lain yang mendahuluinya. Dalam penelitian di Tiongkok saya menemukan bacaan bahwa orang-orang yang terkena kanker biasanya ada banyak batu dalam tubuhnya.

Dalam kantung empedu hampir semua dari kita mengandung batu empedu.

Perbedaannya hanya dalam ukuran dan jumlah saja.. Gejala adanya batu empedu biasanya adalah perasaan penuh di perut ( ' nek, busung) sehabis makan. Rasanya kurang tuntas mencernakan makanan. Dalam kondisi parah ada tambahan rasa nyeri pada ginjal.

Bila anda menduga ada batu pada empedu anda, cobalah cara yang dianjurkan oleh Dr Chiu Nan untuk menghilangkannya secara alamiah. Pengobatan ini juga dapat dipakai bila ada keluhan gangguan hati, karena hati dan kandung empedu saling berkaitan.

Tata-cara pengobatannya adalah sebagai berikut:

1. Selama lima hari berturut-turut minumlah empat (4) gelas sari buah apel segar setiap hari, atau makanlah empat atau lima buah apel segar, tergantung selera anda. Apel berkhasiat melembutkan batu empedu. Selama masa ini anda boleh makan seperti biasa.

2. Pada hari ke-enam jangan makan malam. Jam 6 petang, telanlah satu sendok teh "Epsom salt" (magnesium sulfat, garam Inggris??) dengan segelas air hangat. Jam 8 malam lakukan hal yang sama. Magnesium sulfat berkhasiat membuka pembuluh-pembuluh kandung empedu.
Jam 10 malam campurkan setengah cangkir minyak zaitun (atau minyak wijen) dengan setengah cangkir sari jeruk segar.
Aduklah secukupnya sebelum diminum. Minyaknya melumasi batu2 untuk melancarkan keluarnya batu empedu.
Keesokan hari Anda akan menemukan batu-batu berwarna kehijauan dalam limbah air besar anda. "Batu-batu ini biasanya mengambang," menurut Dr Chiu-Nan.
"Cobalah hitung jumlahnya. Ada yang jumlahnya 40, 50 sampai 100 batu.

Banyak sekali. Tanpa gejala apapun Anda mungkin memiliki ratusan batu yang berhasil dikeluarkan melalui metoda ini, walaupun mungkin tidak semuanya keluar. Baik sekali apabila kita sekali-kali membersihkan kandung empedu kita.

1. Jenis Apel sebenarnya sama, bisa dibeli di supermarket atau toko buah
2. Minum/makan apel selama 1 hari 4 (rata2) lima juga boleh.
3. Garam Inggris beli di apotik harga Rp2.500 (Tempat obat)
4. Minyak Zaitun kalau di Supermarket namanya Olive Oil, harga 25-30 ribu satu botol. Di Apotek juga ada. Boleh dicampur dengan Jeruk agar kita tidak muntah saat minum Minyak Zaitun, aduk sampai bener-bener rata karena minyak dan jeruk tidak bersatu atau Berat Jenisnya beda, ini untuk meng hindari rasa eneg ( pingin muntah ).


Semoga bermanfaat bagi saya dan pembaca yang mempraktekan artikel dari Dr. Lai Chu-Nan


~ & ~